/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-3/ani340.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-3/ani340.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ One Piece - Tony Tony Chopper

Rabu, 24 Juni 2015

puisi

ini nih ada puisi yang cukup bagus saya menemukannya ketika membaca sebuah novel yang berjudul Niken dan pandu. mari di simak

Tangan-tangan kecil kita
Berusaha menggapai dunia
Bukan salah siapa-siapa
Dunia tak tergenggam
Melati di taman hati
Akan terus bersemi
Dengan sabar menanti
Sentuhan lembut penuh kasih
Sepercik gerimis pemuas dahaga
Cukup untuk melati selamanya
Jika kita tak putus sabar
Di hari mendatang
Dunia pasti ‘kan tergenggam
Tangan-tangan kecil kita

Rabu, 10 Juni 2015

puisi " kehidupan "

kehidupan


burung yang terbang tinggi
membuat iri manusia ini
yang juga ingin terbang bebas
namun kaki ini terikat seperti
pohon jati yang mengikat erat
dengan bumi ini
akhirnya manusia menemukan
sesuatu yang seperti burung raksasa
yang dapat membawa begitu
banyak manusia
tuk terbang tinggi ke angkasa
layaknya kapal nabi nuh
yang dapat membawa
berbagai makhluk dari sebuah bencana






Rabu, 03 Juni 2015

puisi " AKU DAN DIRIMU "

AKU DAN DIRIMU

kau yang tak mudah tuk mengerti
semua yang terjadi kepada dirimu
ku telah melakukan semua
yang dapat kulakukan
untuk menyadarkanmu
bahwa diri ini akan selalu
ada untuk dirimu
ku seperti seorang ibu
yang rela melawan kobaran api
hanya tuk menyelamatkan anaknya 

Sabtu, 23 Mei 2015

PUISI " KEPERIBADIAN "

KEPERIBADIAN

api kecil dalam hati 
yang timbul meninggalkan luka 
tuk orang yang berada di dekatku 
ku berusaha memadamkannya 
namun sia-sia 
ku ingin menjadi pribadi yang tenang
setenang air dalam gelas 
yang hanya akan bergetar bila seseorang 
sedang mengganggunya 
bukan seperti api 
yang harus membakar sebatang kayu 
tuk tetap ada di dunia 

Minggu, 29 Maret 2015

puisi Kaku

Kaku


Lidah ini terasa dingin dan kaku
Saat ingin ku katakan kepadamu
Perasaanku kepadamu dari lubuk hatiku
Ku selalu bingung dan terpaku
Ketikaku berhadapan denganmu
Ku telah mencoba dan terus mencoba
Namun tetap lidah ini terus kaku
Sedingin es yang membeku
Ku bingung ku gusar
Apa yang harus kulakukan
Tuhan tolong berilah petunjuk

Kepada diriku yang amat kaku